Kemana Saya Harus Bernvestasi? Apakah Keuntungan dan Kerugian berinvestasi di Reksadana?

PDFPrintE-mail

Tanya Jawab

AddthisAddthis

Nama saya Khoirul Anam,latar belakang pendidikan SMU. Saya  benar-benar ingin sukses walaupun saya hanya lulusan SMU. Saya bekerja di pemasaran produk elektronik dengan pas pasan. Yang ingin saya tanyakan bagaimana dan dimana saya bisa investasi jangka pendek dan jangka panjang, dan apa maksudnya reksadana dan dimana saya bisa ber reksadana. Mohon bantuannya.

Jawab
Terima kasih telah menyaksikan Uang Anda.  Ada berbagai macam produk investasi yang dapat anda pilih, mulai dari tabungan, deposito hingga reksadana. Semua produk itu memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Namun pada prinsipnya, jika anda mau berinvestasi maka anda harus mampu menyisihkan sebagian dari income yang anda miliki secara berkala.

Mengenai reksadana, banyak di antara kita yang salah paham bahwa kita pasti memperoleh untung besar. Kalau anda masih termasuk mereka yang memiliki pemahaman seperti ini, maka anda perlu mengubah orientasi anda saat membelireksadana, yaitu untuk berinvestasi, bukan semata-mata mendapat untung besar. Secara garis besar, produk reksadana terbagi atas 4 macam, yaitu:


Yang pertama, reksa dana saham. Bila anda memilih jenis reksa dana ini, uang anda akan diinvestasikan ke dalam saham. Karena nilai saham bersifat fluktuatif, maka anda bisa mendapat keuntungan yang sangat besar, tapi juga berpotensi mengalami kerugian sangat besar.

Jenis reksa dana yang kedua adalah reksa dana pendapatan tetap. Di sini, dana anda akan ditanamkan ke dalam obligasi atau surat utang. Keuntungan yang bias anda peroleh dari reksa dana pendapatan tetap tidak sebesar keuntungan dari reksa dana saham. Dan kemungkinan rugi, yang disebabkan oleh penurunan nilai obligasi, juga tidak sebesar kerugian reksa dana saham.

Yang ketiga, adalah reksa dana campuran. Di sini, perusahaan atau manajer investasi akan menginvestasikan uang anda ke dalam saham dan obligasi sekaligus. Risiko berinvestasi di reksa dana jenis ini lebih besar daripada di reksa dana pendapatan tetap, tapi lebih kecil daripada di reksa dana saham.

Dan yang keempat adalah reksa dana pasar uang. Pada reksa dana ini, dana anda akan diinvestasikan ke dalam produk pasar uang. Misalnya deposito, SBI, atau obligasi jangka pendek. Anda sudah pasti akan mendapatkan keuntungan dalam berinvestasi di reksa dana pasar uang. Meskipun  jumlah keuntungan yang anda peroleh jauh lebih kecil daripada berinvestasi di produk reksa dana lain.

Berinvestasi dalam reksadana mempunyai beberapa keunggulan. Yang pertama, dana anda akan dikelola oleh manajer investasi yang profesional. Yang kedua, anda memperkecil risiko. Kerugian yang terjadi pada perusahaan yang menggunakan dana anda dan beberapa investor lain, akan tersebar ke anda dan beberapa investor itu, jadi bukan hanya  ke anda sendiri.

Yang ketiga, reksadana bersifat likuid. Anda bisa mengkonversi reksadana anda ke dalam bentuk uang tunai setiap saat. Dan yang terakhir, membeli reksadana itu mudah. Dana investasi minimumnya kecil. Selain itu, menjual reksadana sama mudahnya seperti membeli reksadana. Perusahaan reksadana bersedia membeli kembali reksadana anda di setiap hari kerja Namun demikian, anda perlu mewaspadai dua hal berikut dalam berinvestasi reksadana:

Yang pertama, adalah pajak. Ketika mengambil keputusan untuk memutar uang anda, manajer investasi tidak mempertimbangkan situasi pajak pribadi anda. Artinya, bisa saja keputusan yang dibuat oleh manajer investasi  ternyata merugikan kondisi keuangan anda di masa depan.

Yang kedua, adalah biaya. Di samping membuat hidup anda lebih mudah, reksadana juga bertujuan mencari keuntungan untuk perusahaan reksadana itu sendiri. Di balik jargon perusahaan reksadana, bila anda cermat, an anda akan melihat banyaknya biaya yang harus anda keluarkan.

Sebelum berinvestasi pada reksadana, sebaiknya anda:

  • mengetahui visi misi manajer investasi;
  • mengetahui jiwa, spirit, dan karakteristik wakil manajer investasi yang ditunjuk sebagai penanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan operasional pengelolaan reksadana; dan yang terakhir, mengetahui penyusunan portofolio efek yang menjadi dasar eksistensi reksadana tersebut. 

Demikian, mudah-mudahan informasi ini dapat membantu anda mengenal lebih jauh tentang reksadana.

Salam Uang Anda,


Add comment

Security code
Refresh

Tanya Jawab